GUMELAR LOR — Upaya menanamkan kesadaran hidup sehat sejak dini terus digalakkan di wilayah Desa Gumelar Lor. Pada Jumat (31/7/2026), 42 siswa dari SDN Gumelar Lor dan 66 siswa MI Robithotut Talamidz Gumelar Lor tampak antusias mengikuti sosialisasi serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang berlangsung tertib dan interaktif.
Kegiatan interaktif ini dirancang untuk membentuk kebiasaan sehat pada anak-anak sekolah dasar melalui pendekatan yang aplikatif. Rangkaian agenda meliputi pemaparan materi kesehatan dasar, simulasi praktik praktik enam langkah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hingga edukasi mengenai sikat gigi yang baik dan benar.
Perwakilan pihak panitia penyelenggara menyampaikan bahwa sinergi antar lembaga pendidikan di tingkat dasar ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang higienis dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Pembentukan karakter hidup bersih tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dibiasakan sejak dini. Melalui keterlibatan siswa dari SDN Gumelar Lor dan MI Robithotut Talamidz ini, kami berharap nilai-nilai PHBS dapat diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga ditularkan di lingkungan keluarga masing-masing," ujar Bidang Kesehatan KKN UIN Saizu Kelompok 25 di sela-sela kegiatan.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh pihak sekolah. Perwakilan guru pendamping menilai kegiatan lintas sekolah ini memberikan dampak positif, tidak hanya meningkatkan literasi kesehatan siswa, tetapi juga mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan di Desa Gumelar Lor.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kegiatan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan program PHBS di masing-masing satuan pendidikan. Melalui edukasi berkelanjutan ini, sekolah diharapkan dapat menjadi benteng utama dalam mencetak generasi penerus yang sehat, tangguh, dan berkarakter.