Berita 15 Aug 2026 2 Dilihat

Ubah Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa KKN UIN Saizu Ajak Ibu-Ibu PKK RT 07/RW 01 Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Kompos

Website Resmi Desa Gumelar Lor

Ubah Limbah Jadi Berkah, Mahasiswa KKN UIN Saizu Ajak Ibu-Ibu PKK RT 07/RW 01 Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Kompos

Gumelar Lor - Sekelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Kelompok 25 Angkatan 58, menggelar kegiatan sosialisasi pemanfaatan pupuk kompos bagi warga RT 07 RW 01, Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini menyasar ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat dan digelar di salah satu rumah warga, bersamaan dengan pertemuan rutin PKK yang berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 14.30 hingga 16.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa memperkenalkan cara mengolah sisa limbah dapur, seperti potongan sayuran dan sisa nasi, menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman. Materi disampaikan oleh dua pembicara utama dari kelompok KKN secara interaktif, sehingga para ibu-ibu PKK yang hadir dapat lebih mudah memahami tahapan pengolahan limbah dapur menjadi pupuk organik.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan pupuk kompos sederhana. Para peserta diajak untuk mempraktikkan langsung proses pengolahan limbah dapur, mulai dari pemilahan bahan hingga tahap pencampuran, sehingga ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di rumah masing-masing.

M. Zulfikar Abdul Aziz perwakilan mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa "Kegiatan ini kami gelar untuk menumbuhkan kesadaran warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga, mengenai potensi sisa limbah dapur yang selama ini kerap dibuang begitu saja. Melalui pengolahan menjadi pupuk kompos, sisa sisa bahan organik tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga bermanfaat untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah". Dengan diolah menjadi pupuk kompos, limbah dapur tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman di lingkungan rumah warga.

Antusiasme ibu-ibu PKK RT 07 RW 01 terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang aktif bertanya seputar cara penyimpanan dan lama waktu fermentasi pupuk kompos, serta jenis tanaman yang cocok dipupuk dengan hasil olahan tersebut.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto berharap warga RT 07 RW 01 dapat lebih peduli terhadap pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau dan produktif melalui pemanfaatan pupuk organik hasil olahan sendiri.

Tulis Komentar