Gumelar
Lor --
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 25 UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri
Purwokerto menggelar Seminar Edukasi Pencegahan Bullying bersama siswa-siswi dan
guru SD Negeri Gumelar Lor,Kecamatan Tambak,Kabupaten Banyumas,Provinsi Jawa
Tengah. Kegiatan diikuti oleh 101 siswa-siswi serta guru dan
berlangsung di Pendopo Balai Desa Gumelar Lor,Kecamatan Tambak, Kabupaten
Banyumas, Provinsi Jawa Tengah pada Kamis 13 Agustus 2026 (13/8/2026).
Kegiatan
dimulai tepat pada pukul 07.45 WIB dengan rangkaian acara berupa sambutan dari
pihak terkait yang kemudian dilanjutkan dengan sesi ice breaking, untuk
menciptakan suasana yang lebih santai sekaligus membuat para siswa lebih siap
mengikuti materi yang disampaikan.
Seminar
menghadirkan Ibu Wahyu Purwasih, M.Pd. dosen UIN Prof.K.H. Saiffuddin Zuhri
Purwokerto, Fakultas Tarbiyah, Program Studi PIAUD, sebagai narasumber. Dalam
penyampaian materi, peserta diajak memahami pentingnya membangun hubungan
pertemanan yang sehat serta menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman.
"Melalui kegiatan ini,
saya mengajak siswa untuk memahami pentingnya menjaga hubungan pertemanan yang
sehat dan menghindari perilaku yang dapat menyakiti teman" ujar Ibu
Wahyu.
Setelah
penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Beberapa
siswa memberanikan diri maju ke depan untuk menyampaikan pertanyaan. Keberanian
tersebut kemudian diapresiasi oleh tim KKN dan pemateri dengan memberikan
bingkisan hadiah kepada siswa.
Suasana
kegiatan semakin interaktif saat memasuki sesi refleksi diri melalui sharing
session. Dalam sesi ini, siswa-siswi diberikan ruang secara terbuka untuk
menceritakan pengalaman emosional yang pernah mereka alami, baik sebagai korban
maupun pelaku bullying.
"Menurut
saya, sharing session ini menjadi ruang bagi siswa untuk berani menceritakan
pengalaman yang mereka alami sehingga mereka dapat memahami bahwa setiap
tindakan yang dilakukan kepada teman memiliki dampak" ujar Ibu Nina Selaku
Kepala Sekolah SD Negeri Gumelar Lor
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto berupaya mencegah
terjadinya bullying di lingkungan sekolah sekaligus mendorong terciptanya
lingkungan yang aman dan nyaman. Edukasi juga diarahkan untuk menghentikan
normalisasi gaya bercanda yang berlebihan karena dapat menyakiti perasaan dan
memengaruhi kondisi emosional teman.
Rangkaian
kegiatan kemudian diakhiri dengan ice breaking dan Pohon Cerita. Melalui Pohon
Cerita, siswa diajak untuk berani mengenali dan menceritakan pengalaman yang
mereka miliki dalam kehidupan bersama teman.
Siswa menuliskan
cerita atau pengalaman mereka pada sticky note yang kemudian ditempelkan pada
Pohon Cerita. Aksi tersebut menjadi simbol penutup kegiatan sekaligus menandai
berakhirnya seluruh rangkaian Seminar Edukasi Anti-Bullying yang
diselenggarakan mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto di Desa Gumelar Lor.
"Kami
berharap, melalui kegiatan ini siswa dapat lebih memahami apa itu bullying,
mengetahui dampaknya, serta berani untuk saling menghargai dan menciptakan
lingkungan pertemanan yang aman dan nyaman" ujar mahasiswa KKN 25 UIN
Saizu Purwokerto.
Melalui Seminar Edukasi Anti-Bullying ini, mahasiswa KKN 25 UIN Saizu Purwokerto berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran untuk saling menghargai dan menjaga perasaan teman diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.